Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Jepang memperingatkan bahwa sebuah gunung berapi di selatan Jepang terletak kira-kira 64 km dari pembangkit nuklir menunjukkan tanda-tanda peningkatan aktivitas yang mungkin dapat menyebabkan letusan skala kecil dan warga diperingatkan untuk menjauh dari puncak.
Peringatan itu dikeluarkan hampir sebulan setelah gunung berapi Ontake meletus secara tiba-tiba ketika banyak pendaki di gunung itu sehingga menewaskan 57 orang dan merupakan bencana gunung berapi terburuk Jepang selama hampir 90 tahun.
“Gempa kecil dan sejumlah tanda lain meningkatnya aktivitas gunung berapi baru-baru ini dilaporkan terjadi di Gunung Ioyama yang terletak di sebuah pulau di barat daya dari pulau Kyushu, termasuk tremor selama tujuh menit,” ujar seorang pejabat di divisi gunung berapi Badan Meteorologi Jepang.
“Ada peningkatan aktivitas yang dalam keadaan tertentu bahkan bisa menyebabkan letusan skala kecil, namun mungkin akan terjadi sebuah letusan besar,” kata pejabat itu.
Tingkat peringatan di gunung telah ditingkatkan dari tingkat paling rendah, normal, menjadi kedua terendah yang berarti wilayah berbahaya di sekitar kawah, tambah pejabat tersebut.
Gunung Ioyama terletak pada deretan pegunungan vulkanik aktif Kirishima dan kira-kira sejauh 64 km dari pembangkit nuklir Sendai yang ingin diaktifkan kembali oleh pemerintah Jepang meskipun ditentang oleh masyarakat setelah krisis Fukushima.
Selain itu, Pembangkit nuklir Sendai terletak sekitar 50 km dari Gunung Sakurajima sebuah gunung berapi aktif yang sering meletus.
Kritik mengatakan bahwa pembangkit tersebut dinilai masih perlu melewati pemeriksaan keamanan operasional serta mendapatkan persetujuan dari pemerintah daerah dan mungkin diaktifkan kembali hingga tahun depan.
Sebelum memberikan lampu hijau awal untuk mengaktifkan kembali pembangkit nuklir tersebut pada bulan Juli, Otoritas Pengaturan Nuklir (NRA) mengatakan kemungkinan adanya aktivitas gunung berapi yang besar selama pabrik nuklir Sendai masih diabaikan.
Tingkat peringatan gunung berapi Sakurajima yang meletus secara teratur telah mencapai di tingkat 3, pada Jumat, yang berarti bahwa orang tidak boleh mendekati puncak.
Jepang terletak di kawasan “Cincin Api”, yaitu sebuah lingkaran garis patahan yang berbentuk tapal kuda dan serangkaian gunung berapi di sekitar tepi Samudera Pasifik dan terdapat lebih dari 100 gunung berapi aktif.
Para ahli memperingatkan bahwa gempa raksasa 9,0 SR pada Maret 2011 mungkin telah meningkatkan risiko aktivitas gunung berapi di seluruh Jepang termasuk gunung api yang menjadi ikon, Gunung Fuji.

()