Maulana Syekh Abdul Mun'im bin Abdul Aziz bin Shiddiq al-Ghumari al-Hasani berjalan bersama Maulana Habib Lutfi bin Yahya saat akan shalawatan dan ceramah Kliwonan di Majlis Kanzus Shalawat Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (5/5). Maulana Habib Luthfi memberikan waktu kepada Syekh Abdul Mun’im untuk memberikan tausiyah agama berkenaan dengan tasawuf dan rasa cinta kepada Allah SWT. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Mundurnya Muhammad Luthfi bin Yahya (Habib Luthfi) sebagai Mustasyar PBNU disesalkan oleh Sekjen PBNU Syaifullah Yusuf. Menurutnya PBNU masih membutuhkan kehadiran Habib Luthfi.

“Karena kami butuh nasihatnya, kami butuh doa restunya. Jadi masih dibutuhkan kehadiran Habib Luthfi,” kata Gus Ipul saat dihubungi wartawan, Minggu (16/1/2022).

Menurut Gus Ipul habib Luthfi adalah salah satu ulama besar NU yang dianggap bisa menjadi tokoh pengayom bagi kader-kader muda NU itu sendiri dan sangat penting dalam rangka keberlangsungan organisasi itu sendiri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gus Miftah mengatakan bahwa alasan Habib Luthfi mundur dari Mustasyar PBNU karena ingin fokus untuk menjadi Rais Aam di Jam’iyyah Ahlith Thariqah aI-Muktabarah an-Nahdliyah (JATMAN).

“Alasan beliau ingin fokus sebagai Rais Aam di Jatman. Saya sebagai penderek beliau, sebagai santri beliau, sebagai anak beliau, mendukung apapun langkah dari guru kami Habib Luthfi Bin Yahya,” ujar Gus Miftah saat dikonfirmasi wartawan Minggu (16/1).

(Dede Eka Nurdiansyah)