Tenda Jamaah Haji Indonesia

Jakarta, Aktual.com – Hari tarwiyyah, adalah hari kedelapan dari bulan Dzul hijjah yang merupakan hari pertama menjalankan manasik haji bagi mereka yang berhaji. Hari yang sangat banyak keutamaannya, bagi orang yang berhaji ataupun orang yang belum Allah kehendaki untuk melaksanakannya pada tahun ini.

Bagi orang yang berhaji, mereka akan memulai menyiapkan diri untuk berangkat dari Mekah menuju ke Mina pada hari Tarwiyyah ini, dan lebih diutamakan baginya untuk sampai ke Mina sebelum waktu dhuhur, kemudian shalat dhuhur dengan mengqoshor.

Mereka pun menghabiskan waktu tarwiyyah ini di Mina, dan disunnahkan untuk menginap pada malam kesembilan, hingga melaksanakan shalat subuh disana.

Kemudian mereka pun melanjutkan perjalanan menuju Arafah setelah matahari terbit pada hari kesembilan ini (hari Arafah), lalu beristirahat di masjid Namirah untuk melaksanakan shalat dhuhur dan asar dengan mengqashar dan jama’ bersama dengan sang imam. Barulah mereka melanjutkan perjalanan untuk wuquf di Arafah pada hariyang sama.

Hal ini adalah merupakan sunnah baginda Nabi SAW, sebagaimana hadits yang telah diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud RA bahwa Ibnu Umar RA berkata:

()

(Andy Abdul Hamid)
1
2