(ilustrasi/aktual.com)

Jakarta, aktual.com – PT Pertamina (Persero) resmi melakukan perubahan susunan dewan komisaris dan direksinya. Perombakan itu diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina pada Senin (25/11).

Juru bicara Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, ada satu direksi dan tiga komisaris baru yang telah menerima Surat Keputusan (SK) dalam RUPS.

“Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan 22 November 2019,” kata Fajriyah usai RUPS di gedung Pertamina Jakarta, ditulis Selasa (26/11).

“Keputusan dan SK diserahkan oleh Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmojo,” tambahnya singkat.

Berikut susunan dewan komisaris dan direksi yang baru di tubuh PT Pertamina, hasil RUPS:

Emma Sri Martini, yang menjabat sebagai Direktur Keuangan Pertamina menggantikan Pahala Mansury, yang promosi menjadi Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN).

Emma Sri Martini, sebelumnya menjabat sebagai CEO Telkomsel.

Lalu tiga komisaris yaitu Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Ahok menjadi Komisaris Utama menggantikan Tanri Abeng.

Selanjutnya Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin menjadi Wakil Komisaris Utama menggantikan Arcandra Tahar. Arcandra adalah Wakil Menteri ESDM pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi periode pertama.

Terakhir yaitu jenderal bintang tiga Komisaris Jenderal Polisi Condro Kirono. Ia menjadi anggota komisaris menggantikan Gatot Trihargo. Gatot sebelumnya merupakan Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan Kementerian BUMN. Ia pindah tugas ke Perum Bulog.

Jabatan terakhir Condro adalah Analis Kebijakan Utama Polri. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri. Jabatan itu kini dipegang oleh Inspektur Jenderal Firli Bahuri, yang sebentar lagi menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

(Zaenal Arifin)