Deklarasi pasangan Anies-Muhaimin dalam perhelatan politik Indonesia menambah daftar panjang kompetisi yang semakin memanas.
"Saya sendiri secara pribadi yakin bahwa ini bukan hanya untuk tahun depan saja melainkan untuk masa depan semua pemimpin masa depan Indonesia mendukung hal tersebut," ujar Agung.
Gus Yahya, sapaan akrabnya, meminta agar calon presiden dan calon wakil presiden tidak mengatasnamakan Nahdlatul Ulama (NU) dalam upaya kampanye mereka.
Tidak seperti sebelumnya, KTT ASEAN kali ini menampilkan perbedaan yang signifikan, dengan lebih dari dua puluh pertemuan yang akan dipimpin oleh Presiden Jokowi.
Dukungan Infrastruktur IKN Tahun 2024 sebesar Rp35,37 triliun
Saatnya bagi Indonesia untuk memulai dialog yang mendalam mengenai potensi dan tantangan yang ada dalam bergabung dengan BRICS


























