Publik dibuat geger oleh surat bernomor S-427/MBU/06/2018 yang dikeluarkan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengenai persetujuan penjualan aset PT Pertamina (Persero) untuk menyelamatkan perusahaan itu dari ancaman krisis finansial. Namun pada saat yang bersamaan tidak banyak yang tahu bahwa Pertamina juga berkemungkinan akan ‘mengigit jari’ dari keinginannya mendapatkan Blok Rokan yang tengah mengalami terminasi atau akan habis kontrak pada 9 Agustus 2021.
membuktikan bahwa pemerintah kehilangan sensitivitas terhadap persoalan moral-sosial
Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Prabowo Soenirman, mempertanyakan urgensi reklamasi 17 pulau di pantai utara (pantura).
Dalam beberapa hari terakhir, terjadi perdebatan panas antara Mantan Presiden SBY dengan pemerintahan Jokowi. SBY melancarkan protes kepada kubu Jokowi yang menyalahkannya terkait dengan situasi ekonomi dan politik nasional yang kian memburuk.
"Kami menuntut kepada pemerintah Australia agar garis perbatasan laut Timor Leste dan Australia diatur secara adil dan tidak diakui atau sepihak oleh oleh pemerintah Australia," ujar salah satu orator aksi dalam teriakan diatas mobil komando.
Ribuan jamaah Hizbut Tahrir melakukan aksi Haram Memilih Pemimpin Kafir di depan Taman Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (4/9/2016). Dalam aksinya Ribuan jamaah Hizbut Tahir mendesak kepada seluruh umat Islam yang khususnya di Jakarta untuk bersatu, bahu membahu berjuang menolak (calon) Kepimpinan kafir.










![Pertamina Dijegal, Blok Rokan Berpeluang Kembali Ke Tangan Asing [MAJALAH]](https://aktual.com/wp-content/uploads/2018/07/Fanzine-Pertamina-Dijegal-681x372.jpg)















