22 Januari 2026

Headline

Beranda Headline Halaman 257
Featured posts
PLTU Riau-1 merupakan salah satu pembangkit listrik yang masuk dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2018 -2027. Program listrik ini merupakan program andalan Jokowi ketika terpilih menjadi presiden.
Sesuatu yang biasa saja dapat bernilai tinggi bila dipegang oleh tangan kreatif, sebaliknya sesuatu yang mewah dan mahal akan hancur jika berada di tangan orang yang ceroboh. Kalimat ini dapat mendeskripsikan keadaan perusahaan plat merah Pertamina, meskipun dengan segala keistimewaan dan keutamaan menyandang status Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pertamina malah dililit masalah keuangan.
Publik dibuat geger oleh surat bernomor S-427/MBU/06/2018 yang dikeluarkan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengenai persetujuan penjualan aset PT Pertamina (Persero) untuk menyelamatkan perusahaan itu dari ancaman krisis finansial. Namun pada saat yang bersamaan tidak banyak yang tahu bahwa Pertamina juga berkemungkinan akan ‘mengigit jari’ dari keinginannya mendapatkan Blok Rokan yang tengah mengalami terminasi atau akan habis kontrak pada 9 Agustus 2021.
Saat itu nama Anies yang kadang bertukar tempat dengan Mahfud MD untuk posisi ketiga dan keempat, persis berada dibawah nama Jokowi dan Prabowo. Artinya, sejak 2014 pun nama Anies sebetulnya sudah menguat. Apalagi jika ditambahkan dengan popularitas yang diraihnya pascamenang di Pilkada Jakarta. Nama Anies semakin dikenal dan mendapat perhatian yang lebih luas lagi dari masyarakat Indonesia.
Penguatan dalam meneguhkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bukan pertama kali dilakukan pada era Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), namun sudah dilakukan sejak pemerintahan sebelumnya, bahkan di era kepemimpinan Bung Karno yang merupakan pencetus dan peramu lahirnya Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Peristiwa ini pun kemudian disebut sebagai “Umrah Politik” oleh sejumlah kalangan di Tanah Air, walaupun kemudian banyak yang menolak disebut “Umrah Politik” karena hanya sekedar kebetulan bertemu. Namun terlepas dari setuju atau tidak disebut “Umrah Politik”, pertemuan antara elite Parpol dengan sejumlah ulama alumni 212 menjadi petanda akan terbentuknya “Koalisi Ummat”.

TERPOPULER

Berita Lain