Semarang, Aktual.com – Kebakaran hebat melalap kawasan hutan seluas 25 hektare di Taman Nasional Gunung Merbabu, Jawa Tengah, Kamis (20/8) pukul 13.42Wib.

Api membakar hutan pinus dan padang ilalang, bahkan meluas hingga ke perkampungan dua kabupaten, yakni Boyolali dan Magelang.

Kebakaran terjadi di Desa Grintingan, Nglencoh, Boyolali. Kobaran titik api meluas di wilayah Dusun Denokan dan Bentrokan, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

“Saat ini terpantau ada 11 titik api yang membakar lahan seluas 25 hektar ” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Arief Budianto.

Ia menyebut titik api merembet hingga di atas Dusun Suwanting tepatnya di jalur pendakian Suwanting di desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang yang jaraknya sekitar 4,6 kilometer dari Gardu pandang Ketep.

Belum diketahui penyebab pasti kebakaran di Taman Nasional Merbabu tersebut, namun kebakaran diduga akibat terbakarnya daun kering akibat kemarau panjang yang melanda wilayah pegunungan Merbabu.

Mengantisipasi agar api tak meluas di wilayah pegunungan di kabupaten Semarang, pihak BPBD Kabupaten Semarang bekerjama dengan jajaran SAR (Search and rescue) untuk siaga penuh.

“Untuk sementara kebakaran masih berada di perbatasan kabupaten Boyolali dan Magelang. Belum sampai di wilayah hutan kabupaten Semarang, ” kata dia.

Arief mengatakan beberapa anggota tim SAR dan BPBD kabupaten Semarang akan segera membantu memadamkan api di Taman Nasional Merbabu di dua kabupaten. “Kita sudah intruksikan anggota. Besok kami berangkat ke lokasi bersama teman-teman SAR untuk membantu,” katanya.

Demi mencegah kebakaran seiring musim kemarau ini, ia mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan petugas di pos jalur pendakian Gunung Merbabu dari Kabupaten Semarang, yakni di Desa Tekalan dan Desa Cuntel, Getasan untuk tidak sembarangan menyulut api.

“Pendaki diimbau tidak membuang puntung rokok sembarangan dan jika membuat api unggun tidak boleh ditinggal begitu saja,” beber dia.

()