Jakarta, aktual.com – Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menerima penghargaan KWP Awards 2026 dari Koordinat Wartawan Parlemen sebagai Pimpinan MPR RI Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa. Pada kesempatan yang sama, Fraksi Partai Demokrat juga dianugerahi penghargaan sebagai Fraksi Peduli Stabilitas Ekonomi dan Kesejahteraan Kerakyatan.
Ibas menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia menilai apresiasi ini bukan semata untuk dirinya, tetapi juga untuk seluruh jajaran Fraksi Partai Demokrat serta para pemangku kepentingan yang terus bekerja bersama memperjuangkan kesejahteraan rakyat. “Penghargaan ini adalah kehormatan sekaligus pengingat bahwa kerja-kerja kita harus terus berpihak kepada masyarakat, terutama dalam memperkuat ekonomi desa, membuka peluang usaha, dan memastikan kesejahteraan yang lebih merata,” ujarnya.
Bagi Wakil Ketua Umum Partai Demokrat tersebut, pembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi kemajuan nasional. Ia berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan yang pro-rakyat, memperkuat UMKM, serta menciptakan stabilitas ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, desa bukan hanya objek pembangunan, tetapi juga subjek utama yang memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian Indonesia.
Lulusan S2 NTU Singapura dan S3 IPB University ini juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Koordinat Wartawan Parlemen atas peran strategisnya dalam mengawal kinerja parlemen melalui kerja-kerja jurnalistik yang kritis, objektif, dan konstruktif. Menurutnya, keberadaan wartawan parlemen tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga mitra demokrasi yang membantu memastikan transparansi, akuntabilitas, serta kedekatan antara wakil rakyat dan masyarakat luas. “Terima kasih atas dedikasi rekan-rekan media yang terus menjadi jembatan informasi dan pengingat bagi kami untuk tetap berada di jalur yang benar,” ungkap Edhie Baskoro Yudhoyono.
Lebih lanjut, Anggota Dapil Jawa Timur VII ini berharap penghargaan ini dapat menjadi energi positif untuk memperkuat sinergi antara lembaga legislatif, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjawab tantangan ekonomi, mulai dari penguatan desa, pemberdayaan petani dan nelayan, hingga pengembangan sektor ekonomi kreatif yang adaptif terhadap perkembangan zaman. “Kita harus bergerak bersama, memastikan setiap kebijakan tidak hanya baik di atas kertas, tetapi juga dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat,” tambahnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong keberpihakan anggaran dan program pembangunan yang menyentuh masyarakat akar rumput. Bagi Ibas, kesejahteraan rakyat harus menjadi ukuran utama keberhasilan pembangunan, termasuk dalam memastikan akses terhadap pendidikan, kesehatan, serta peluang ekonomi yang adil dan merata. Wakil Ketua Dewan Penasihat KADIN ini meyakini bahwa dengan fokus pada pembangunan yang inklusif, Indonesia dapat tumbuh lebih kuat dan berdaya saing.
Menutup pernyataannya, Ibas menyampaikan harapannya agar penghargaan ini tidak menjadi titik akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga semangat gotong royong dan optimisme dalam membangun Indonesia. “Mari kita jadikan penghargaan ini sebagai pengingat bahwa masih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan bersama. Dengan kerja keras, kebersamaan, dan niat baik, kita bisa menghadirkan Indonesia yang lebih sejahtera dan berkeadilan,” pungkas Edhie Baskoro.
Artikel ini ditulis oleh:
Tino Okt

















