Palembang, Aktual.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bertemu dengan ibu-ibu kader Posyandu Sumatera Selatan (Sumsel) di Palembang. Suasana pertemuan itu pun dibuat lucu di mata ibu-ibu.

Pasalnya, mereka tak menyangka, Gubernur Jateng itu ternyata paham betul tentang persoalan ibu hamil dan balita yang biasanya hanya dipahami kalangan ibu-ibu.

Misalnya, Ganjar terlibat aktif dalam kegiatan Posyandu di desanya. Kisah itu tidak diketahui banyak orang.

“Bapak saya dulu itu pejabat penting, ketua RT. Jadi di rumah saya sering digunakan untuk Posyandu. Saya itu waktu kecil jadi tukang timbang bayi. Nimbangnya pakai timbangan beras itu kan, yang pakai sarung,” kata Ganjar disambut tawa kader-kader Posyandu, Senin (24/1)

Ganjar bercerita mengaku penasaran apa pentingnya kegiatan Posyandu. Setelah menjadi gubernur ia menyampaikan kegiatan itu sangat penting dalam upaya menurunkan AKI-AKB.

“Makanya saya kalau ketemu ibu hamil selalu tanya, sudah periksa belum, kondisinya sehat apa tidak, periksa ke mana. Kalau sudah ada jawaban sehat, saya sudah tenang berarti aman. Kalau tidak sehat, maka harus ada tindakan ekstra dan masuk kategori resiko tinggi,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Ganjar pun mengapresiasi para kader Posyandu yang dengan tekun turun ke masyarakat untuk membantu para ibu hamil dan balita.

Ganjar berharap Forum Kader Posyandu Indonesia di Sumsel bisa menjadi contoh di daerah lain.

“Kita harus terus tularkan semangat ini, tidak hanya soal ibu hamil dan balita saja, tapi juga menyentuh persoalan stunting, lansia, kemiskinan dan lain sebagainya,” ujar Ganjar.

Ketua Posyandu Kota Palembang, Ratna Dewi mengaku sangat bangga memiliki salah satu pemimpin yang peduli pada perempuan dan anak. Aksi nyata Ganjar dalam upaya mencegah angka kematian ibu dan bayi patut dicontoh.

“Sangat bagus kepedulian pak Ganjar pada perempuan dan anak. Semangatnya begitu tinggi. Kami bersyukur pak Ganjar bisa berbagi dan memberikan semangat pada kami para kader Posyandu Indonesia,” katanya.

(Wisnu)