Suasana museum lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (27/11/2017). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup turun tipis sebesar 2,553 poin atau setara dengan 0,042% ke level 6.064,58. Tren negatif bursa saham Tanah Air sepanjang hari terjadi di tengah ambruknya bursa saham Asia. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa dibuka melemah 121,09 poin seiring dengan minim sentimen positif yang beredar.

IHSG BEI dibuka melemah 121,09 poin atau 1,84 persen menjadi 6.469,54, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 24,35 poin (2,20 persen) menjadi 1.082,64.

Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere mengatakan bahwa produk domestik bruto (PDB) tahun 2017 yang tumbuh 5,07 persen dibandingkan 5,02 persen pada tahun sebelumnya tidak mampu menahan tekanan di bursa saham.

“Hal itu karena pertumbuhan PDB tahun 2017 di bawah target pemerintah sebesar 5,2 persen,” katanya, Selasa (6/2).

Meski demikian, lanjut dia, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi 5,4 persen pada tahun 2018 dapat tercapai. Optimisme itu didukung oleh momen pilkada, Asian Games serta mempertahankan pertumbuhan investasi dan ekspor.

“Ditambah sentimen dari antisipasi laporan laba perusahaan, bisa menjadi katalis positif bagi IHSG,” katanya lagi.

(Andy AbdulHamid)