Jakarta, Aktual.co — Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka naik 6,29 poin atau 0,12 persen ke posisi 5.125,23 , sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik sebesar 1,58 poin atau 0,18 persen ke posisi 882,86.

Analis Samuel Sekuritas Tiesha Narandha Putri mengatakan bahwa pagi ini bursa Asia, termasuk IHSG BEI bergerak terbatas di tengah penurunan harga minyak mentah brent sebesar 1,7 persen, akibat kekhawatiran tidak terjadinya kesepakatan penurunan persediaan dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).

“Penurunan harga minyak juga diikuti dengan penurunan harga logam seperti nikel dan timah,” katanya di Jakarta, Rabu (26/11).

Namun di sisi lain, lanjut dia, meski harga minyak turun, harga komoditas lunak seperti kedelai dan jagung mengalami kenaikan masing-masing 1,7 persen dan 1,8 persen.

“Saham-saham di sektor perkebunan di dalam negeri diperkirakan dapat bergerak menguat pada Rabu ini seiring dengan penguatan harga ‘soft commodity’,” katanya.

Sementara itu, Kepala Riset Recapital Securities Andrew Argado mengatakan bahwa minimnya sentimen dari regional maupun dalam negeri membuat pergerakan indeks BEI akan terbatas.

“IHSG BEI sedang bergerak dalam fase konsolidasi, pergerakan indeks BEI diperkirakan ‘mixed’ seiring pelaku pasar yang mengambil posisi ‘wait and see’. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 5.080-5.130,” ujarnya.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 8,90 poin (0,04 persen) ke 23.852,81, indeks Nikkei turun 39,06 poin (0,22 persen) ke 17.368,56, dan Straits Times melemah 12,06 poin (0,36 persen) ke posisi 3.332,93.

()

(Eka)