Jakarta, aktual.com – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) jelang akhir pekan diproyeksikan bergerak menguat terbatas.

IHSG menguat 15,68 poin atau 0,23 persen ke posisi 6.839,02. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 3,38 poin atau 0,34 persen ke posisi 1.011,58.

“Mengikuti sentimen global dan domestik, IHSG pada akhir pekan berpeluang menguat terbatas dan bergerak pada rentang 6.780-6.909,” tulis Tim Riset Lotus Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (20/5).

Bursa ekuitas Wall Street ditutup di zona merah, seiring fokus investor masih tertuju pada prospek kenaikan suku bunga dan inflasi AS.

Investor mencermati kinerja dan proyeksi pendapatan 2022 emiten di tengah lonjakan inflasi.

Saham Cisco turun 13,7 persen setelah melaporkan pendapatan kuartal I 2022 di bawah ekspektasi dan menurunkan prospek pertumbuhan pendapatan pada 2022.

Sementara Apple dan Broadcom masing-masing turun 2,5 persen dan 4,3 persen, membebani indeks acuan S&P 500.

Dari data, investor turut mencermati rilis data klaim pengangguran AS yang dinilai mempengaruhi pertimbangan bank sentral AS, Federal Reserve (Fed),  dalam melaksanakan normalisasi kebijakan moneternya.

Departemen Ketenagakerjaan AS merilis data klaim pengangguran mingguan terbaru, yang menunjukkan kenaikan sebanyak 218.000 klaim pada pekan yang berakhir 14 Mei 2022 dibandingkan minggu sebelumnya 197.000 klaim.

Angka itu juga lebih tinggi dari ekspektasi dan memberikan petunjuk baru terkait perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, perdagangan yang negatif pada pasar saham Eropa terjadi setelah kekhawatiran atas inflasi meningkat, didorong sentimen data Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris dan pemangkasan proyeksi oleh emiten.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei menguat 308,71 poin atau 1,17 persen ke 26.711,55, Indeks Hang Seng naik 453,38 poin atau 2,25 persen ke 20.574,06, dan Indeks Straits Times meningkat 43,8 poin atau 1,37 persen ke 3.234,51.

(Antara)

(Rizky Zulkarnain)