Jakarta, Aktual.co — Mantan juara dunia tinju nasional, Chris John, mengaku berminat menjadi promotor, karena tergugah atas kemunduran industri tinju di Tanah Air.

“Latar belakang lainnya yang membuat saya berminat adalah karena dunia saya dunia tinju, saya suka tinju dan dibesarkan oleh tinju,” katanya ketika dihubungi, Selasa (4/11).

Chris John yang mencatatkan rekor sebagai juara dunia kelas bulu pertama dari Indonesia ini menjelaskan, bahwa saat ini sudah banyak tempat berlatih tinju yang tutup, sehingga banyak atlet yang tidak bisa berlatih.

Untuk itu, pihaknya tengah berpikir untuk membuat sebuah pertandingan yang akan menampung atlet-atlet tinju berbakat.

“Saat ini saya masih melihat peluang untuk ke depan, jika sudah ada maka akan saya mulai,” ujar Chris John yang tercatat sebagai petinju Indonesia kelima peraih gelar juara dunia, setelah Ellyas Pical, Nico Thomas, Ajib Albarado dan Suwito Lagola.

Menurut dia, industri tinju di Tanah Air ini akan kembali berkembang, jika pemerintah juga memberikan dukungan.

“Diharapkan pemerintah dapat peduli terhadap kualitas para petinju profesional maupun amatir yang ada,” katanya lagi.

Dia menambahkan dirinya akan turun langsung jika memang sudah ada kesempatan untuk menampung bakat-bakat petinju baik profesional maupun amatir.

Chris John memutuskan untuk mundur dari dunia tinju setelah gagal mempertahankan gelar saat kalah dari petinju Afrika Selatan Simpiwe Vetyeka di Australia, awal Desember 2013.

Artikel ini ditulis oleh: