Jakarta, aktual.com – Peristiwa tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo dan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam sekitar pukul 20.50 WIB menjadi sorotan luas di media sosial.

Dalam kejadian tersebut, bagian belakang KRL khusus wanita tertabrak oleh lokomotif KA Argo Bromo hingga menyebabkan korban jiwa. Saat itu, KRL diketahui sedang berhenti di jalur 1 Stasiun Bekasi Timur.

KRL tersebut terpaksa berhenti akibat insiden lain di lokasi yang sama, yakni tabrakan antara KRL berbeda dengan sebuah mobil listrik yang diduga mogok di perlintasan.

Karena kondisi tersebut, KA Argo Bromo yang melaju dari arah belakang tidak sempat menghindar dan akhirnya menabrak gerbong nomor 8 yang merupakan rangkaian khusus wanita.

Peristiwa ini memicu pertanyaan publik terkait sistem pengereman kereta dalam kondisi darurat, khususnya di area perlintasan.

Penjelasan mengenai hal tersebut sebelumnya pernah disampaikan oleh seorang masinis, Eka Purnama Nurdiansyah, melalui akun Instagramnya.

Melalui akun @ekapurnamanurd pada Rabu (22/4/2026), Eka menjelaskan cara kerja sistem pengereman menggunakan simulasi resmi milik PT KAI.

Dalam video yang diunggahnya, terlihat bahwa kereta tidak dapat berhenti secara instan meskipun pengereman telah dilakukan.

“Sistem pengoperasian dan reaksi pengereman pada simulator ini sudah diuji dan dibuat mirip dengan aslinya,” kata Eka.

“Butuh waktu lama untuk berhenti, artinya, semakin cepat, semakin lama untuk berhenti,” ujarnya.

Eka juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, mengingat risiko yang dapat terjadi.

“Saat di perlintasan saja kami waspada teman-teman, walaupun istilahnya ini kami yang punya jalurnya,” terangnya.

Ia menekankan pentingnya tidak terburu-buru dan selalu mengutamakan kereta yang melintas demi keselamatan bersama.

“Jangan menyepelekan saat akan lewat perlintasan kereta api. Kereta api tidak bisa berhenti secara mendadak,” jelas Eka.

“Hati-hati saat melintas! Ingat, keselamatan tanggung jawab bersama,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain