Jakarta, Aktual.com – Keinginan PT Pertamina (Persero) untuk bergabung dalam ekploitasi sumber gas di Blok Abadi Masela masih belum mendapat kepastian dari Inpex sebagai operator existing. Hal ini membuat Pertamina harus bersabar menunggu.

Direktur Hulu PT Pertamina (Persero), Syamsu Alam menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyampaikan secara tertulis kepada Inpex tentang ketertarikan Pertamina sebesar 20 persen dalam pengelolaan blok gas yang ada di Maluku tersebut.

Namun kata Syamsu, pihak Inpex belum memberikan kepastian persetujuan atas usulan tersebut, Inpex beralasan kondisinya sedang fokus merubah Plan Of Development (POD) yang semula offshore menjadi onshore.

“Kami sudah kirim surat. Mereka sudah ngasih respon, tapi mereka belum bisa mendiskusikan hal itu karena mereka ada perubahan offshore ke onshore, mereka masih fokus ke situ dulu,” kata Syamsu saat ditemui di acara Halal-bihalal Pertamina, Selasa (12/7).

Dengan demikian, tambah Syamsu, Pertamina belum bisa masuk dan bergabung dalam pengelolaan Masela hingga Inpex mempunyai waktu untuk membahas usulan dari Pertamina.

Namun tegas Syamsu, Pertamina telah siap untuk ekspansi bergabung dengan Inpex dalam pengembangan Masela, dan Pertamina-pun telah mempersiapkan sejumlah dana untuk merealisasikan keinginan itu.

“Pertamina belum bisa masuk dulu sampai mereka punya waktu untuk membahas. Pastinya kita menyiapkan dana, jumlahnya belum bisa dibilang, kita ngomong nggak kira-kira, nanti saya salah lagi,” tandasnya.

(Dadang Sah)

Artikel ini ditulis oleh:

Dadangsah Dapunta