Ilustrasi

Jakarta, Aktual.com – Berat badan berlebih menjadi momok bagi banyak orang, terlebih bagi kaum hawa.

Banyak orang yang melakukan diet mati-matian dan berolahraga ekstrem demi menurunkan berat badannya.

Hal ini dilakukan banyak orang demi pertimbangan kesehatan atau justru masalah penampilan.

Namun sayang, meski sudah mengelola menu makanan, berolahraga rutin dan menghindari hal-hal yang bisa meningkatkan risiko obesitas, berat badan tetap tak kunjung menyusut.

Apa sebabnya?

1. Mengurangi makan namun tetap mengonsumsi menu tak sehat

Dilansir dari Womenshealthmag (11/2/2022), Matthew Weiner, MD, dari Tucson Medical Center mengatakan jika Anda mengurangi asupan kalori dari biasanya, maka Anda bisa menurunkan sekitar 10 persen dari total berat badan Anda.

Resepnya, adalah memilih menu makanan yang memiliki kalori tak terlalu banyak. Selain itu, pilih pula menu yang lebih susah dirombak tubuh agar Anda tak mudah lapar. Seperti memilih makanan berserat tinggi.

Jika Anda mengurangi porsi makanan, tapi tetap dengan menu yang mengandung banyak zat pemanis, maka berat badan susah turun. Karena makanan manis mudah dirombak tubuh dan membuat Anda mudah lapar.

2. Terlalu banyak memberi self reward

Seseorang yang berdiet, sering memberikan self reward atau hadiah pada diri dengan “libur” diet di akhir pekan.

Ketika di hari biasa memperbanyak serat, di akhir pekan mereka mengonsumsi daging-dagingan atau junkfood.

Nah hal ini, jika tidak terkontrol, akan membuat diet yang sudah dilakukan menjadi sia-sia.

3. Makan terlalu banyak menu makanan sehat

Terlalu banyak hal baik, ternyata tidak baik. Masih dari womenshealthmag, mengganti menu makan malam daging dengan yoghurt yang kaya probiotik memang bagus. Namun, jika porsi yoghurt yang ada terlalu besar, hal ini akan menghambat proses penurunan berat badan.

Prinsip diet yaitu memangkas jumlah kalori, hal ini harus tetap diterapkan pada menu makanan sehat sekalipun.

4. Kurang minum

Dilansir dari Yourtango (10/11/2022), selain bisa menghidrasi tubuh, banyak minum juga bisa memicu penurunan berat badan.

Minum air putih sebelum makan bisa mencegah Anda makan berlebih. Dan mengonsumsi makanan dengan kadar air tinggi, bisa membantu Anda kenyang lebih cepat.

Jadi ketika berat badan tak kunjung turun, coba ditelaah lagi, jangan-jangan Anda kurang minum air putih.

5. Hanya berolahraga kardio

Olahraga untuk menurunkan berat badan harus lengkap. Jika Anda hanya melakukan latihan kardio saja tanpa latihan angkat beban, maka penurunan berat badan akan berjalan sangat lamban.

Latihan angkat beban bisa membentuk massa otot, meningkatkan metabolisme tubuh, dan menguatkan persendian.

6. Berolahraga dengan perut kosong

Masih dari Yourtango, ketika Anda selalu berolahraga tanpa makan terlebih dahulu, maka pembakaran kalori akan diambilkan dari otot bukan dari timbunan lemak.

Padahal, semakin banyak massa otot yang terbentuk, akan semakin cepat penurunan berat badan yang ada.

7. Kurang tidur

Anda butuh banyak energi untuk bisa berolahraga rutin. Ketika Anda kurang tidur, maka tubuh akan kesusahan dalam mengontrol nafsu makan Anda.

Studi menyatakan bahwa kurang tidur bisa meningkatkan nafsu makan menjadi berlebihan.

8. Makan sambil berdiri

Kebiasaan makan sambil berdiri di depan meja dapur atau di depan kulkas bisa membuat Anda makan berlebih.

Hal ini akan membuat berat badan susah turun.

9. Selalu menggunakan pakaian longgar

Apa hubungannya menggunakan pakaian longgar dengan gagalnya diet? Studi menemukan bahwa keduanya memiliki kaitan erat.

Ketika Anda selalu menggunakan pakaian longgar, Anda jadi tak bisa melihat bentuk tubuh dengan teliti.

Akibatnya, Anda bisa melupakan program penurunan berat badan yang tengah Anda jalani karena merasa tubuh tak terlalu gemuk.

10. Tetap hobi minum soda

Hobi menenggak minuman bersoda, termasuk diet soda, bisa menggagalkan program penurunan berat badan.

Hal ini lantaran minuman soda tak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh, dan justru mengandung zat pemanis berlebihan yang bisa menambah tumpukan kalori.

Itulah 10 faktor yang bisa menyebabkan berat badan susah turun meski Anda sudah menerapkan program diet dan olahraga rutin.

(Arie Saputra)