Jakarta, Aktual.com – Salah satu surat dalam al-Quran, yaitu surat ke-57 yang dinamakan surat al-Hadid yang berarti besi, di dalamnya terdapat ayat yang difirmankan oleh Allah SWT, sebagai berikut:

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِٱلْبَيِّنَٰتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ ٱلْكِتَٰبَ وَٱلْمِيزَانَ لِيَقُومَ ٱلنَّاسُ بِٱلْقِسْطِ ۖ وَأَنزَلْنَا ٱلْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَٰفِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ ٱللَّهُ مَن يَنصُرُهُۥ وَرُسُلَهُۥ بِٱلْغَيْبِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ قَوِىٌّ عَزِيزٌ

“Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” (QS. Al-Hadid: 25)

Pada ayat tersebut, satu hal yang menarik adalah penggunaan lafaz أَنزَلْنَا ٱلْحَدِيدَ yang bisa diartikan bahwa Allah SWT “Kami Turunkan Besi”. Akan tetapi, para penerjemah malah mengartikan “Kami Ciptakan Besi.” Hal tersebut justru bisa membuat kebingungan.

Sebab, berdasarkan penelitian moden, seperti yang diungkapkan oleh Prof. Amstrong bahwa beri memang diturunkan dari langit, karena bumi tidak dapat menghasilkan unsur besi.

Menurut Agus Susanto dalam penelitian modern, dijelaskan bahwa unsur-unsur logam berat diciptakan dalam inti bintang-bintang raksasa. Untuk menciptakan unsur besi, dibutuhkan energi yang cukup besar, sekitar 4 kali energi matahari, sehingga sistem tata surya tidak mampu menghasilkan besi.

Para ilmuwan memperkirakan bahwa besi dihasilkan oleh bintang yang lebih besar daripada matahari dan memiliki suhu ratusan juta derajat celcius. Bintang tersebut kemudian meledak menjadi supernova dan hasil ledakan itu menyebar ke ruang angkasa sebagai meteorit hingga tertarik ke bumi pada masal awal pembentukan bumi.

Pada ayat tersebut dijelaskan bahwa besi memiliki kekuatan yang hebat dan sangat bermanfaat bagi manusia. Karena sifatnya yang kuat, besi merupakan logam yang paling banyak dimanfaatkan untuk membuat berbagai peralatan bagi kehidupan manusia, mulai dari yang kecil, seperti jarum hingga yang besar seperti jembatan dan lain-lain.

Lalu, kekuatan yang terdapat pada besi adalah kemampuannya untuk menimbulkan medan magnet. Sebagaimana diketahui, inti bumi tersusun dari besi dan nikel yang menimbulkan medan magnet yang sangat besar dan membentang hingga luar atmosfer bumi hingga membentuk sabuk van allen.

Sabuk van allen merupakan sabuk yang bermanfaat untuk menjaga bumi dari badai matahari yang kekuatannya setara dengan 100 juta bom atom Hiroshima-Nagasaki pada perang dunia ke-2.

Begitulah penjelasan ilmiah dari surat QS. Al-Hadid: 25 yang menjelaskan tentang manfaat dan kekuatan besi yang Allah SWT turunkan agar berguna bagi manusia.

Waallahu a’lam

(Rizky Zulkarnain)

(Arie Saputra)