Jakarta, Aktual.co — Menghina merupakan perbuatan orang-orang yang tercela, terlebih itu dapat membuat orang yang dihina merasa tersakiti. Biasanya orang yang sering menghina, tergolong dalam orang-orang yang bersifat sombong.

Rasulullah SAW bersabda, “Mencaci orang Islam (Muslim) adalah perbuatan fasiq dan membunuhnya adalah perbuatan kufur.” [HR. Muslim]

Apabila ada seseorang yang dengan sengaja menghina dan merendahkan kita, maka sesungguhnya kita tidak perlu berkecil hati.  Karena, sebenarnya orang tersebut sedang memberikan hadiah kepada kita, yaitu,
1. Ia sedang memberikan kebaikannya (pahalanya) kepada kita.
2. Allah SWT menghapus dosa-dosa kita dari celaan yang kita dapatkan.

Menghina orang atau pun mengejek-ejeknya yaitu, haram menurut agama. Allah SWT telah berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum menghina kaum yang lain, sebab mungkin sekali mereka yang dihina itu lebih baik dari yang menghina. Dan jangan pula kaum perempuan menghina perempuan yang lain, barangkali mereka yang dihina itu lebih baik dari mereka yang menghina.” (al-Hujurat: 11)

Allah SWT dalam firman diatas telah mengingatkan kita bahwa dihina itu lebih baik daripada yang menghina. Sebab lebih mulialah orang yang dihina tersebut.

Ada pun penghinaan yang diharamkan itu, ialah apabila orang yang ditujukan penghinaan itu merasa kurang senang dan akan menjadi marah, disebabkan dirinya direndahkan atau pun diejek-ejek seperti yang sering juga berlaku bila seseorang mentertawakan percakapan orang lain karena percakapannya salah, atau tidak teratur.

Atau pun ia mentertawakan kelakuannya tunggang balik dan tidak sempurna, atau pun seperti menertawakan ingatannya yang selalu terlupa, atau terhadap rupa bentuknya disebabkan ada cacat padanya.

Menertawakan terhadap semua hal-hal yang dalam contoh-contoh di atas adalah terlarang dalam agama.

Oleh karena itu, sebagai Muslim yang baik dan taat beragama, baiknya saling menjaga perkataan dan perbuatan. Jalinlah tali silatuhrahmi yang baik antar sesama. Allah SWT akan memberikan sesuatu yang baik jika kita melakukan perbuatan baik. Sebaliknya jika kita selalu mencela dan menghina orang lain, maka laknatlah yang ia dapatkan.

()