Semarang, Aktual.co — Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Semarang, Kombes pol Burhanudin memastikan laporan masyarakat akan beredarnya beras sintestis di sejumlah pasar tradisional hanyalah persaingan bisnis pedagang. Hasil uji lab secara manual tidak ditemukan satu butir beras pun yang mengandung plastik.
“Ini murni beras, dan tidak ada plastik apapun. Tidak ada sebutir plastik pun. Hasil pembuktian secara manual disimpulkan dan dibuktikan dari dua sample di TKP,” ujar dia saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Senin (1/6).
Ia mengatakan uji lab dari beberapa sampel pedagang di pasar tidak terbukti ada beras plastik. Adanya laporan masyarakat mengenai beras plastik di pasar Karangayu hanyalah ketidakpuasan konsumen. “Wajarlah masyarakat seperti. Mereka tidak mau dirugikan akan kualitas beras. Barangkali takut keracunan,” terangnya.
Untuk memastikan sample di lapangan, pihaknya beserta Dinas Perindustrian Perdagangan dan Balai Pengawas Obat Makanan melakukan operasi pasar.
Menurut dia, dugaan beras plastik versi masyarakat itu saat dimasak, disampingnya terdapat langit-langit mirip plastik. Dengan begitu, seakan-akan mengandung plastik.
“Ini yang kita temukan di TKP. Dari hasil penyitaan barang yang kita amankan tidak ditemukan beras plastik,” pungkas dia. (Uki)

()