Jakarta, Aktual.com – PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) tahun depan menargetkan bakal rampung membangun kabel optik untuk traffic Timur Tengah, Eropa Barat, hingga Amerika Serikat (AS) sepanjang 42 ribu km. Langkah ditempuh BUMN telekomunikasi ini untuk menjadikan perseroan sebagai digital international hub.

“Kami sudah membangun kabel hingga ke LA (Los Angeles-AS) sampai Eropa Barat, sekarang sudah on going. Mudah-mudahan beberapa segmen akhir tahun ini selesai. Targetnya tahun depan seluruhnya tersambung,” tutur Direktur Utama Telkom, Alex J. Sinaga, di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (9/9).

Pemasangan kabel serat optik memang tidak langsung, melainkan secara bertahap. Dengan melalui jaringan khusus dari Batam dan Manado untuk menampung traffic-traffic tersebut.

“Jadi yang dari Manado ke AS dan yang jaringan Batam ke Timur Tengah sama Eropa Barat. Kita sudah melihat tren traffic dari Eropa ke Asia, lalu dari Asia ke AS. Ternyata potensinya besar. Makanya kita sudah bikin business plan seperti itu,” papar Alex.

Untuk melakukan pemasangan kabel optik, Telkom menginvestasikan dana sekitar Rp1-2 triliun. Dana itu kebanyakan diambil dari kas internal dan sisanya berasal dari pinjaman.

“Yang pasti kita tidak perlu melakukan pinjaman yang banyak-banyak. Dan investasi kita memang triliunan, yang sekitar Rp1-Rp2 triliun,” papar dia.

Saat ini, Telkom sendiri sudah mempunyai beberapa titik atau point of preference (PoP) di luar negeri yang mempunyai traffic-nya cukup besar.

“Kita punya PoP di London, AS, Timur Tengah dan Hongkong. Makanya kami ingin jadi international digital hub,” pungkasnya.

(Busthomi)

()

(Eka)