Jangan Takut Ke TPS
Jangan Takut Ke TPS

Jakarta, Aktual.com – Ketua Nasional Tim Alpha Jokowi Amin Rieke Diah Pitaloka dalam orasi politik dihadapan warga Batak di Provinsi Jawa Barat mengatakan bahwa Pemilu 2019 adalah pertarungan bangsa Indonesia untuk mempertahankan NKRI Tetap Pancasila. Pemilu kali kali ini bukan semata pertarungan penentuan kekuasaan. Jokowi dan KH. Maruf Amin maju sebagai calon dalam Pilpres 2019 sesungguhnya untuk mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara dan Ideologi bangsa.

Kehadiran ribuan warga Batak perwakilan dari berbagai daerah di Jawa Barat merupakan potret keberagaman Indonesia. Warga masyarakat yang turut hadir pun berasal dari berbagai suku dan etnis, seperti Sunda, Jawa, Manado, Tionghoa, Arab, dan lain-lain. Semua terlibat dalam kegembiraan bersama.

“Tidak ada minoritas, tidak ada mayoritas, kita Indonesia. Pancasila menyatukan kita. Kita satu Indonesia. Indonesia yang berketuhanan Yang Maha Esa. Pancasila menjamin setiap warga negara untuk memeluk agama dan kepercayaan masing- masing, serta menjalankan ibadah dengan cara berkeadaban dan berkebudayaan, dengan saling hormat-menghormati,” Kata Rieke dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (13/4).

Menurutnya, apa pun agama dan kepercayaan yang diyakini, apa pun suku dan etnis, apa pun golongan, dari mana pun asal, selama mencintai Indonesia pertahankan NKRI tetap Pancasila. Dirinya berpesan kepada seluruh keluarga dan siapa pun juga untuk tidak malasdan takut datang ke TPS.

“Takutlah jika tidak ada lagi Pancasila di bumi pertiwi. Takutlah jika Bhineka Tunggal Ika runtuh. Tidak ada satu pun rencana pembangunan dapat dijalankan jika terjadi perang saudara akibat ada ideologi lain yang dipaksakan dan keberagaman ditiadakan. Oleh karena itu, pastikan sudah terdaftar dan mendapat undangan, pastikan datang ke TPS. Harus datang dan harus memilih 01. Jaga suaramu hingga penghitungan usai. Jadilah bagian bersejarah menentukan masa depan Indonesia yang tetap berideologi Pancasila. Selamat berjuang saudara-saudaraku seluruh anak bangsa,” pungkas Rieke,

(Abdul Hamid)