“Dengan turun langsung ke lapangan, kami mengecek kesiapan dan pengamanan pilkada di daerah setempat, sehingga diharapkan masyarakat berbondong-bondong datang ke TPS untuk menyukseskan pesta demokrasi dengan baik dan tertib,” katanya.

Terkait dengan ancaman teroris dalam pilkada serentak di Jatim, lanjut dia, pihak Polda Jatim sudah menangkap 55 orang yang diduga teroris dan empat pelaku teroris dilakukan tindakan tegas dengan ditembak.

“Saat ini ada sejumlah pelaku yang masih diperiksa, ada yang dipulangkan, dan keluarga teroris diserahlkan kepada kementerian sosual, sehingga Polri sudah melakukan kewaspadaan tertentu untuk mengantisipasi hal itu dalam pilkada serentak,” katanya.

Ia menjelaskan pemantauan Densus dan Satgas Antiteror Polda Jatim, serta masing-masing polres sedang berjalan untuk memantau hal itu, namun pihaknya tidak bisa menyampaikan kepada publik dan diharapkan pelaksanaan pilkada serentak di Jawa Timur berjalan dengan damai, aman, dan tertib.

Sebanyak 18 kabupaten/kota di Jawa Timur yang menggelar pilkada yakni Kabupaten Lumajang, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kota Malang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Jombang, Kota Kediri, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Tulungagung, Kota Mojokerto, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, dan Kabupaten Pamekasan, serta Pilkada Jawa Timur.

(Andy Abdul Hamid)