Jakarta, Aktual.co — Mantan petinju Asian Games 2014, Julio Bria, tidak masuk dalam tim pelatnas proyeksi SEA Games Singapura 2015, karena dinilai sulit berprestasi diajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Ketua Bidang Kepelatihan Pelatnas PP Pertina, John Amanupunyo, mengatakan tidak lagi memanggil atlet asal Bali tersebut, karena gagal membuktikan kualitasnya saat tampil pada Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan.

“Pada penampilannya di Asian Games memang cukup mengecewakan. Setelah melalui rapat evaluasi maka kita putuskan tidak lagi melibatkannya dalam pelatnas SEA Games 2015. Kita putuskan memilih atlet yang lebih mudah dan punya potensi berprestasi,” jelasnya di Makassar, Rabu (15/10).

Pada Asian Games 2014, Julio Bria gagal meraih hasil maksimal. Bahkan Julio sudah harus tersingkir pada babak 16 besar setelah dikalahkan petinju Ilyas Suleimenov dari Kazakhstan dengan angka telak 0-3.

Untuk mengisi posisi Julio Bria di kelas 52 kg, PP Pertina memilih Aldom Sugoro asal DKI Jakarta. Petinju ini dinilai layak diberikan kesempatan melihat kemampuan dan prestasinya dalam sejumlah kejuaraan nasional.

Selain memasukkan nama Aldom, PP Pertina juga memanggil sembilan atlet lain untuk menghuni pelatnas proyeksi SEA Games 2015 yakni Kornelis Kwangu (Bali/kelas 49kg), Ari Agustin (Kalbar/kelas 56 kg), Farrand Papendang (Papua Barat/kelas 60kg), Vinky Montolalu (DKI Jakarta/kelas 64 kg), dan Kristianus Nong Sedo asal Kaltim di kelas 75kg putra.

Sementara empat putri yang dipanggil yakni Beatrik Suguro (Kalsel, 48kg), Novita Sinadia (DKI, 51kg), Berta (Papua Barat, 54kg), dan Kristina Jembay (Papua Barat, kelas 57kg).

“Kita juga memanggil sembilan atlet yang lain untuk menjalani pelatnas. Kami tetu berharap seluruh atlet bisa fokus meningkatkan kemampuan agar bisa terpilih memperkuat Indonesia di SEA Games Singapura,” katanya.

Mantan Direktur Teknik Pertina Sulsel itu menjelaskan, dalam pelatnas kali ini memang tidak memanggil petinju asal Sulsel seperti Alex Tatontos dan Rico Amanupunyo yang tak lain anaknya sendiri. Kualitas keduanya dinilai masih kalah bersaing dengan atlet yang sudah disebutkan.

Namun demikian, kata dia, pihaknya tentu berharap bermunculan atlet baru yang bisa memperkuat timnas dalam sejumlah kejuaraan internasional.

“Seluruh atlet yang sekarang menghuni pelatnas kita harapkan tetap menjaga dan meningkatkan kualitasnya agar bisa mempersembahkan yang terbaik bagi timnas. Saya kira peluang atlet meraih prestasi cukup terbuka,”ujarnya.

()

()