Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —Deklarator nasional Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) Mohammad Jumhur Hidayat membantah mengumpulkan sukarelawan untuk melawan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla bila personel dalam kabinet mendatang tidak sesuai dengan harapan.

“Banyak yang menginginkan agar saya mengambil sikap ‘melawan’ bila kabinet tidak sesuai dengan harapan karena dianggap sebagai transaksi politik biasa,” kata Jumhur melalui pesan singkatnya di Semarang, Minggu (26/10).

Menanggapi hal itu, Jumhur yang juga mantan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menekankan, “Secara pribadi, saya tidak akan melakukan langkah apa pun.”

Jumhur yang pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI, 9 Juli 2014, mendukung pasangan Jokowi-JK, berharap kabinet mendatang dapat bekerja keras dengan memanggul panji-panji amanat penderitaan rakyat.

“Dalam periode kerja tertentu, barulah kita bisa menilai kerja-kerja kabinet itu,” kata Jumhur yang kini sebagai aktivis dan pegiat demokrasi.

Menyinggung kembali soal informasi melalui “broadcasting BlackBerry” yang menyebut seolah-olah dirinya akan mengumpulkan kekuatan sukarelawan untuk melawan Kabinet Jokowi-JK, Jumhur menegaskan, “Dengan ini saya nyatakan itu sama sekali tidak benar.”

()

()