Tanggerang, Aktual.com – Ulama kharismatik asal Tangerang, Banten, Abuya KH Uci Thurtusi atau lebih dikenal dengan Abah Uci meninggal dunia pada Selasa (6/4).

Beliau meruupakan Guru Besar dan seorang pengasuh sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren dan Majelis Ta’lim Al-Istiqlaliyyah di Kampung Cilongok, Desa Sukamantri Pasar Kemis, Tangerang.

Menurut berbagai informasi yang didapatkan tim aktual.com, Abuya Uci menghembuskan nafas terkahir setelah waktu subuh.

Kabar duka juga disampaikan Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy. Melalui media sosial resminya, Andika mengucapkan bela sungkawa.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut Berdukacita yang mendalam atas meninggalnya guru kami Abuya Uci Turtusi. Semoga Amal Ibadah Beliau Diterima Allah SWT,” tulis Andika dikutip Selasa (6/4).

Perlu diketahui, kemasyhuran Abuya Uci di Banten setara dengan tokoh dan ulama lain yang ada di Indonesia seperti Habib Lutfi bin Yahya dan Abuya Muhtadi. Kiai Uci Thurtusi adalah salah satu ulama di Indonesia yang berasal dari sebuah kampung di Kabupaten Tangerang yaitu Kampung Cilongok, Pasar Kemis.

Ceramahnya yang konsisten menggunakan bahasa sunda menjadikan tokoh ini semakin dicintai oleh berbagai kalangan. Selain mudah dipahami, ceramah dengan bahasa sunda dinilai masyarakat banten memberikan ruh tersendiri saat disimak.

Pengajian yang digelar Abah Uci selalu dipenuhi masyarakat dari berbagai daerah yang datang ke pesantren Al-Istiqlaliyyah. Tidak jarang parkir kendaraan jamaah membeludak. Ribuan masyarakat bahkan mengikuti pengajian di luar komplek utama.

(As'ad Syamsul Abidin)