Jakarta, Aktual.co —Masyarakat diminta tak terlalu berharap banyak dengan kabinet Joko Widodo – Jusuf Kalla yang baru saja diumumkan sore tadi, Minggu (26/10).
Disampaikan pengamat politik dari Universitas Indonesia, Arbi Sanit, dengan susunan nama-nama di kabinet yang seperti sekarang, dia ragu akan ada perubahan yang bisa dilakukan di pemerintahan sekarang dari pemerintahan sebelumnya.
Arbi berpendapat, dengan susunan kabinet seperti itu, untuk bisa mempertahankan apa yang dicapai mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saja sudah bagus. 
“Melihat komposisi yang diumumkan, rasanya saya sarankan kepada masyarakat untuk tidak terlalu banyak berharap akan ada perubahan,” kata dia ketika dihubungi, Minggu (26/10).
Diakuinya, dia sudah memprediksi dalam berbagai forum diskusi bahwa pasangan Jokowi-JK akan menang dalam pilpres. Namun dia juga mengaku berkali-kali menegaskan bahwa tidak ada jaminan pemerintahan akan menjadi baik. 
“Di mana-mana saya kasih ceramah sebelum pilpes, Jokowi-JK akan menang. Namun saya sendiri tidak punya harapan pada keduanya sejak awal, makanya saya tidak memilih.”
Dugaannya bahwa Pemerintahan Jokowi-JK tidak akan becus, terbukti. Yakni dengan pengumuman nama-nama menteri di kabinet yang sekarang. 
Berikut ini 34 Menteri di Kabinet Jokowi-JK
Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
Menteri Perencanaan Pembangunan: Andrinof Chaniago
Menko Kemaritiman: Indroyono Soesilo
Menhub: Ignasius Jonan
Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
Menteri Pariwisata: Arief Yahya
Menteri ESDM: Sudirman Said
Menkopolhukam: Tedjo Edy
Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo
Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Marsudi
Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu
Menteri Hukum dan HAM: Yasonna Laoly
Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudiantara
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Christiandi
Menko Perekonomian: Sofjan Djalil
Menteri Keuangan: Bambang Brodjonegoro
Menteri BUMN: Rini Soemarno
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah: Aagn Puspayoga
Menteri Perindustrian: Saleh Husin
Menteri Perdagangan: Rahmat Gobel
Menteri Pertanian: Amran Sulaeman
Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dakhiri
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadi Moeljono
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
Menteri Agraria dan Tata Ruang: Ferry M Baldan
Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani
Menteri Agama: Lukman Hakim Saefudin
Menteri Kesehatan: Nila F Moeloek
Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yohanna 
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah: Anies Baswedan
Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi: M Nasir
Menteri Pemuda dan Olaharaga: Imam Nahrawi
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Marwan Jafar

(Wisnu)

()