Jakarta, Aktual.com – Kakorlantas Irjen Pol Refdi Andri bersama Dirjen Hubdar, Direktur Jasa Marga, Asosiasi Pengusaha Rest Area dan mitra terkait lainnya menggelar rapat evaluasi pasca sehari pemberlakuan One Way arus balik lebaran 2019. 
Pemberlakuan One Way tersebut sepanjang 344 KM dimulai dari KM 414 Kalikangkung sampai KM 70 Cikampek Utama, di Kantor Gerbang Tol Cikampek Utama.
Dengan diberlakukannya rekayasa arus lalu lintas One Way pada arus balik, Kakorlantas tidak menampik akan adanya dampak ringan punumpukan kendaraan selepas batas akhir one way. Namun Kakorlantas bersama mitra terkait akan maksimalkan penguraian kepadatan.
“Kami semua jajaran lalu lintas di kewilayahan dan mitra terkait akan lakukan optimalisasi dan peningkatan personil. Kita harus menyiapkan semua kebutuhan petugas lapangan. Kelengkapan lapangan dan kelengkapan perorangan menjadi sangat penting juga untuk menunjang kelancaran rekayasa lalu lintas,” ujar Refdi, Sabtu (8/6). 
Dia menjelaskan, adapun penumpukan kendaraan juga disebabkan adanya pertemuan arus kendaraan dari arah selatan dan timur. Kemudian penuhnya rest area yang berada di sepanjang jalur Cikampek-Jakarta. 
“Maka dari itu agar tehindar penumpukan kita akan optimalisasi pengelolaan rest area, menggunakan semua kekuatan dengan buka tutup rest area agar tidak terjadi kepadatan,” terang Kakorlantas.
Untuk mengurai kamacetan juga akan diberlakukan One Way dr Km 70 hingga KM 29, kemudian kakorlantas menghimbau untuk Sebisa mungkin tidak menggunakan rest area di Jalur Tol Cikampek-Jakarta. 
“Sebisa mungkin masyarakat menggunakan rest area yang berada di timur pada saat one way, karena di kanan kiri jalur rest area timur sarana prasana sangat amat memadai untuk kebutuhan pengendara. Ini juga agar menghindari penumpukan di ruas tol Cikampe-Jakarta,” demikian Kakorlantas. 
()