Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian menyampaikan sambutan usai Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Polri dengan PT Pertamina di Rupatama Mabes Polri, Rabu (5/12). Nota Kesepahaman dengan Nomor B/76/XII/2018 ini mengatur perjanjian tentang bantuan pengamanan dan penegakan hukum saat pendistribusian BBM dan di lingkungan kerja PT Pertamina seperti kilang minyak dari hulu hingga hilir. AKTUAL/Tino Oktaviano

Sentani, Aktual.com – Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian menegaskan pihaknya terus mengejar anggota KNPB dan ULMWP, kemudian menangkap mereka.

Polisi, kata Kapolri di Sentani, Rabu, sudah mengantongi nama anggota United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) atas dugaan keterlibatan mereka dalam berbagai aksi di Papua.

Menurut Tito Karnavian, definisi aman di Papua apabila anggota KNPB dan ULMWP ditangkap.

Sampai saat ini, lanjut Kapolri, belum ada rencana untuk penarikan pasukan, bahkan hingga Desember mendatang.

Secara berangsur saat ini situasi keamanan sudah kondusif. Oleh karena itu, Kapolri berharap para pengungsi kembali ke Wamena dan daerah lainnya di Papua.

“Pergelaran pasukan akan terus dilakukan hingga wilayah ini benar-benar aman,” kata Kapolri.

Kapolri bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mendampingi Menkopolhukam Wiranto ketika berkunjung ke Papua selama 2 hari sempat bertemu dan melihat langsung kondisi pengungsi di Wamena, Selasa (8/10).

Menkopolhukam sebelum ke Timika sempat melepas 86 pengungsi yang kembali ke Wamena dengan diangkut pesawat hercules TNI AU dari Lanud Silas Papare, Sentani.

(Arbie Marwan)