Petugas kebersihan Pemprov DKI Jakarta atau pasukan orange membersihkan sampah yang terbawa arus Sungai Krukut di Jakarta, Selasa (6/6). Sampah-sampah yang sulit terurai seperti botol dan kemasan plastik masih menjadi salah satu masalah besar pencemaran di perkotaan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc/17.

Jakarta, Aktual.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia meluncurkan “Gerakan 1 Juta Tumbler ” yang bertujuan untuk mengurangi sampah plastik.

“Tujuannya adalah mengajak masyarakat, menginspirasi masyarakat untuk seminimal mungkin menggunakan wadah plastik untuk kepentingan sehari-hari,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo Rosarita Niken Widyastuti dalam pidato sambutan acara di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad (28/7).

Niken mengatakan peluncuran gerakan satu juta tumbler tersebut diikuti oleh lebih dari 1.500 peserta. Gerakan tersebut, kata dia, berangkat dari keprihatinan bahwa Indonesia menempati urutan terbesar kedua di dunia yang memproduksi sampah plastik.

Sementara Jakarta menjadi provinsi terbesar kedua di Indonesia yang menghasilkan sampah plastik paling banyak.

Sampah-sampah tersebut tersebar di darat dan laut dan dikhawatirkan akan mengancam keanekaragaman hayati makhluk hidup di darat dan laut.

“Seperti kita ketahui ikan-ikan mati karena mereka makan sampah plastik. Kalau ikan di laut yang makan sampah plastik dikonsumsi manusia. Maka dalam jangka panjang akan berpengaruh terhadap kesehatan manusia,” katanya.

(Abdul Hamid)