Bambang Soesatyo

Jakarta, Aktual.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), Bambang Soesatyo meminta tidak ada lagi permainan-permainan oleh aparat karena dapat melemahkan kepercayaan masyarakat dalam hal penegakan hukum terkait pemberantasan narkoba di Indonesia.

Tindakan tegas perlu, mengingat peredaran narkotika merupakan tindak pidana luar biasa. Untuk itu, efek jera yang setimpal yaitu dengan menghukum mati bagi penyeludup lantaran dipandang telah melakukan kejahatan kemanusiaan.

Politisi Golkar dengan sapaan akrab Bamsoet ini menekankan narkoba adalah kejahatan kemanusiaan yang tidak dapat di toleransi. Demikian disampaikan Ketua DPR ketika melakukan kunjungan ke Batam bersama Panglima TNI, Kepala BNN dan Kabareskrim Polri, Minggu (11/2).

Dia menilai, penangkapan kapal Sunsrise Glory berbendera Singapura atas penyelundupan satu ton narkotika jenis shabu di perairan Batam, Kepulauan Riau, Rabu (7/2) lalu, membuktikan Indonesia sebagai market besar peredaran narkoba.

Kendati begitu, ia mengapresiasi aparat hukum yang menggagalkan penyeludupan narkoba skala besar tersebut. Sinergitas antar instansi terkait di lapangan dalam memburu penyelundup kakap berkewarganegaraan Taiwan tersebut juga patut diapresiasi.