Meskipun diakuinya butuh waktu dan daya untuk menjadikan lembaga yang terus dipercaya publik. Namun hasil survei menunjukkan bahwa MA masih jadi lembaga yang mendapat kepercayaan tinggi dari masyarakat.

“Apapun kendalanya, kami tidak akan menyerah tapi kami akan melakukan perbaikan sekuat tenaga dan dengan pertolongan Allah kami yakin kami bisa memperbaiki lembaga MA seperti yang masyarakat harapkan,” terang Syarifuddin.

Ketua MA meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas terseretnya dua Hakim Agung kasus suap yang ditangani KPK.

“Saya sebagai pimpinan MA dalam kesempatan ini memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas peristiwa yang menimpa MA sekarang ini, tapi kami akan jadikan momen ini sebagai momen terpenting untuk  memperbaiki MA agar ke depan MA menjadi lembaga yang dapat memenuhi harapan masyarakat,” ungkap Syarifuddin.

Syarifuddin yakin MA akan berhasil berbenah. Dalam refleksi kinerja tahun 2022, capaian kinerja MA masih sangat membanggakan.

(Zaenal Arifin)