Ketua MPR Zulkifli Hasan saat diskusi dengan tema, "4 Pilar sebagai Instrumen Penangkal Informasi Hoax" di Jakarta, Senin (12/3/18). Maraknya berita-berita hoax membahayakan bangsa Indonesia. Apalagi jelang pemilu. Untuk mengeremnya, masyarakat ditekankan lebih meresapi materi empat pilar kebangsaan dan mengamalkannya. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Ketua MPR Zulkifli Hasan mengungkapkan Sidang Tahunan MPR 2019 merupakan masa sidang terakhir bagi anggota MPR periode 2014 – 2019 dan menjadi momentum menjahit kembali Merah Putih pasca pemilu Legislatif dan pemilu Presiden secara serentak.

“Dalam pelaksanaan pemilu serentak berjalan agak keras dan terjadi polarisasi atau dua kubu di masyarakat. Karena itu pesan Sidang Tahunan adalah menjahit kembali Merah Putih. Bagi MPR yang penting adalah kita bisa merajut kembali persatuan. Kalau kita bersama-sama lagi membangun negeri ini,” kata Ketua MPR Zulkifli Hasan di sela-sela Gladi Bersih Pelaksanaan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR – DPD, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Jakarta, Kamis (15/8).

Sidang Tahunan ini merupakan masa sidang terakhir bagi anggota MPR periode 2014 – 2019 dan digelar usai kita melaksanakan untuk pertama kali dalam sejarah pemilu serentak atau pemilu legislatif dan pemilu presiden secara serentak.

Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR – DPD dilaksanakan pada Jumat (16/8/2019) dihadiri Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Sejak tahun 2015 MPR menggelar Sidang Tahunan. MPR menyelenggarakan Sidang Tahunan dalam rangka memfasilitasi lembaga-lembaga negara untuk menyampaikan laporan kinerja kepada masyarakat.

Laporan kinerja lembaga negara itu disampaikan oleh Presiden dalam pidato kenegaraan.

“Saya kira tidak ada yang baru. Sama seperti Sidang Tahunan sebelumnya. Yang baru adalah pesan dalam Sidang Tahunan MPR pada tahun 2019 ini karena kita baru pertama kali dalam sejarah melaksanakan Pemilu Serentak, yaitu Pileg dan Pilpres secara serentak pada April kemarin,” kata Zulkifli Hasan.

Dalam pelaksanaan Pemilu Serentak, lanjut Zulkifli, berjalan agak keras dan terjadi polarisasi di masyarakat.

“Karena itu, buat MPR yang penting adalah kalau kita bisa menjahit kembali Merah Putih. Kalau kita merajut kembali persatuan. Kalau kita bersama-sama lagi membangun negeri ini,” katanya.

Artinya, tambah Zulkifli, persaingan sudah usai. Sekarang sekarang bersama-sama mendukung pilihan rakyat agar Indonesia lebih baik, bagus, dan lebih sejahtera.

“Nanti kalau mau tarung lagi, tungguhlah tahun 2024,” katanya.

Pesan Sidang Tahunan MPR ini adalah memperkuat persatuan.

Zulkifli Hasan meninjau pelaksanaan Gladi Bersih Sidang Tahunan MPR yang berlangsung di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen.

Gladi Bersih menampilkan seluruh tahapan pelaksanaan Sidang Paripurna MPR, mulai dari peragaan kedatangan Presiden dan Wakil Presiden di ruang sidang hingga penutupan Sidang Paripurna MPR.

“Persiapan sudah berjalan baik. Dalam Gladi Resik ini terlihat persiapan sudah bagus dan lancar. Saya kira sudah 90 persen. Kita doakan besok acara Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD bisa berjalan lancar dan sesuai dengan harapan,” ujarnya.

Zulkifli mengungkapkan sudah mengundang para mantan presiden dan wakil presiden. Tapi beberapa ada yang bisa hadir dan ada juga yang berhalangan hadir karena kesehatan.

(Arbie Marwan)