Jakarta, aktual.com – Sekertaris Jenderal (Sekjen) KNPI Addin Jauharuddin mengajak agar semua elemen, khususnya para pemuda untuk kembali bersatu pasca pelaksanaan pemilihan presiden (Pilpres) 2019 kemarin.

Dikatakan dia, dalam Pilpres kemarin sadar maupun tidak, hampir semua elemen anak bangsa mengalami polarisasi yang sangat mengkhawatirkan terhadap persatuan dan kesatuan bangsa.

“Soal Pilpres telah selesai, dengan demikian yang kita harapkan kedepan adalah seluruh komponen anak bangsa untuk segara Bersatu padu kembali,” kata Addin dalam konferensi persnya disela-sela Rakernas I Kepengurusan periode2018-2021, di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta Pusat, Sabtu (29/6).

Ia juga mengatakan agar para pemuda kembali bangkit dengan melupakan momentum politik yang baru saja terlaksana kemarin. Sehingga, jika ingin tetap berpolitik, maka waktu yang tepat pada 5 tahun nanti.

“Kemudian, untuk segera Bangkit dengan melupakan momentum politik , jika ingin berpolitik maka ada waktu 5 tahun ke depan.

Tidak hanya itu, dalam Rakernas yang bertemakan ‘Indonesia Satu Tak Terbagi’ itu juga mengingatkan agar KNPI sebagai organisasi pemuda untuk dapat segera melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang berorientasi pada pembangunan bangsa ke depan.

“Kita harus segera ‘Berlari’, jadi judulnya adalah Bersatu, Bangkit, dan Berlari. Berlari untuk kepentingan sumber daya manusia, bahwa orientasi pembangunan kedepan, seperti yang disampaikan Pak Jokowi adalah┬ápenekanan pada pengembangan SDM,” ujar mantan Ketua Umum PMII tersebut.

Terlebih, sambung Addin, KNPI juga menyadari bahwa pasca selesainya Pemilu, diketahui jumlah milenial kurang lebih ada 40 persen dari jumlah pemilih kemarin.

“Dan ini bukan angka yang sedikit, ini angka yang sangat besar, dan momentumnya akan dirasakan pada bonus demografi pada tahun 2035, sehingga sangat penting di lima tahun ke depan penekanan pembangunan SDM ada pada pemuda,” paparnya.

Oleh karena itu, kata Addin, KNPI bisa menjadi wadah organisasi kemudaan atau pun kemahasiswaan dalam rangka pembangunan SDM pemuda.

“Sehingga diharapkan KNPI dan seluruh jajaran pengurus paling bawah bisa menjadi jembatan dari kepentingan besar antara negara dengan masyarakat, maupun swasta dengan pemerintah,” pungkas dia.

(Zaenal Arifin)