Jakarta, Aktual.co — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sedang menghentikan proses percetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP. Hal itu lantaran masih banyaknya sejumlah persoalan di e-KTP.
Selain itu, dirinya juga mengatakan jika isi kolom agama di e-KTP akan dikosongkan. 
Menanggapi pernyataan Menteri Tjahjo, bekas Staf Khusus Presiden Andi Arief tidak setuju dengan jalan pikiran Tjahjo yang ingin kolom agama di e-KTP dikosongkan.
Andi pun menyarankan agar masyarakat tidak mendengarkan omongan Tjahjo Kumolo itu.
“Saran saya jangan dengerin menteri dalam negeri. Kosongin saja pikiran soal idenya. Persoalan kita ada di dalam negeri, bukan di soal isi kolom KTP,” kata Andi Arief. 
Menurut dia, jika kolom agama dikosongkan, berarti jenis kelamin juga kosongkan saja. Bahkan, kata dia, alamat rumah juga kosongkan.
“Kasihan dengan yang tidak punya rumah,” kata Andi.

()