Jakarta, Aktual.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay mengaku khawatir akan adanya pihak yang memanfaatkan sikap lamban penanganan vaksin palsu oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sebab, bisa memperbesar permasalahan yang sebenarnya sudah dikanalisasi oleh Kemenkes dan BPOM. Meskipun, komisi IX melihat keseriusan pemerintah untuk menuntaskan kasus ini.

“Yang kita sesalkan sejauh ini adalah penanganannya terkesan sangat lamban,” kata Saleh dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (4/7).

Menurut dia, bila Kemenkes dan BPOM segera mengumunkan hasil laboratorium atas kandungan dalam vaksin palsu tersebut, maka bisa segera dicari solusinya.

“Kalau segera diumumkan, pemerintah selanjutnya bisa mencari solusi bagi anak-anak yang keburu telah di-imunisasi dengan vaksin palsu tersebut,” pungkasnya.

 

Laporan: Novrizal

()