Jakarta, Aktual.co — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menyayangkan pengurangan cabang olahraga dan nomornya dalam ajang SEA Games 2015 di Singapura, kata Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi KONI Pusat Sarwoto Atmosutarno.

“Pada SEA Games 2015 nanti akan ada beberapa cabang olahraga yang dihapuskan seperti catur, angkat besi, vovinam dan karate, padahal semuanya merupakan cabang unggulan Indonesia,” katanya di Jakarta, Jumat (7/11).

Menurut Sarwoto, selain pengurangan cabang olahraga, juga terdapat penghapusan beberapa nomor olahraga seperti nomor BMX dan MTB pada balap sepeda yang juga berpotensi emas untuk Indonesia.

“Dengan pergeseran atau penghapusan cabang olahraga dan nomornya ini, Indonesia diprediksi sudah kehilangan 33 medali emas untuk SEA Games 2015,” ujarnya.

Sarwoto menjelaskan pada SEA Games 2013 di Myanmar lalu, Indonesia memperoleh 65 medali emas, dan meskipun diperkirakan pada SEA Games 2015 di Singapura akan kehilangan sejumlah medali emas, namun hal ini tidak hanya dialami oleh Indonesia, tetapi negara lain juga.

“Dengan modal dasar medali emas yang dimiliki Indonesia saat ini, KONI tetap optimis untuk dapat menggeser peringkat lima karena ada beberapa cabang olahraga yang dulu tidak diikutkan, namun sekarang diikutsertakan,” katanya lagi.

Dia menuturkan, untuk itu, pada awal Januari 2015 pihaknya akan mulai melihat seleksi atlet untuk SEA Games yang sudah berjalan sejak 1 Februari 2014 lalu agar dapat memberikan komposisi yang pas.

“Modal dasar yang sudah dimiliki Indonesia akan dijadikan awal untuk melangkah dan mempersiapkan atlet mengikuti SEA Games,” tegasnya.

Dia menambahkan diperkirakan 26 cabang olahraga akan dipertandingkan dalam ajang SEA Games dan ini diperkirakan masih ada perubahan berupa ‘single even’, sehingga cabang olahraga yang tidak dipertandingkan di Singapura akan ikut di dalamnya.

()

()