Jakarta, Aktual.com – Kuasa hukum Fahmi Zulfikar Hasibuan, Ilal Ferhard, ogah melaporkan teror lewat telepon kepadanya ke aparat kepolisian.

“Saya enggak takut, buat apa melapor?” ujar dia, kepada Aktual.com di Jakarta, Senin (1/2).

Justru menurut Ilal, harusnya Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengadukan masalah itu ke polisi. Sebab si penelepon misterius itu mengklaim sebagai staf Ahok. “Karena disebut-sebut sebagai aktor intelektualnya,” ucap politikus Demokrat ini.

Di sisi lain, Ilal mengaku, tak tahu apakah teror serupa juga menyasar pihak lain yang terkait kasus dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS).

“Saya enggak paham ini. Tapi yang jelas, adanya teror menunjukkan ada pihak-pihak yang mulai ‘gerah’,” pungkas bekas Wakil Ketua DPRD DKI periode 2004/2009 itu.

Sebelumnya, Ilal mengaku, mendapat teror dari seseorang yang mengklaim sebagai staf kegubernuran DKI. Teror tersebut disampaikan melalui sambungan telepon.

“Kamu jangan macam-macam ya, saya diperintahkan langsung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok),” ujar dia menirukan pernyataan si peneror kepada dirinya.

()