Jakarta, Aktual.com – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar, mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) di Desa Jangkang, Kecamatan Dendang, Kabupaten Belitung Timur.

PLTBg tersebut dioperasikan oleh PT Austindo Aufwind New Energy (AANE), anak perusahaan yang dibentuk untuk memanfaatkan limbah cair kelapa sawit yang diolah oleh PT Austrindo Nusantara Jaya.

“Pemanfaatan limbah cair kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent/POME) menjadi energi listrik dapat menjadi nilai tambah bagi Indonesia sebagai negara penghasil kelapa sawit terbesar kedua di dunia,” kata Arcandra dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Jumat (15/12).

Arcandra meminta PLN untuk melakukan negosiasi harga secara keekonomian agar lebih banyak lagi investor tertarik untuk memanfaatkan limbah buang kelapa sawit menjadi listrik.

“Interkoneksi PLTBg ini ke jaringan PLN dapat dijadikan contoh bagi PLTBg lainnya di Indonesia. Silahkan PLN negosiasi harga secara fair agar sama sama mendapat manfaat,” pungkas dia.

Untuk diingat, Pada tahun 2013, PT AANE menandatangani Perjanjian Jual Beli (PJB) listrik dengan PT PLN (Persero) dan menjadi perusahaan biogas pertama yang dapat menjual listrik secara komersial dengan kapasitas saat itu sebesar 1,2 Megawatt (MW).

Di tahun 2016, dengan peningkatan kapasitas menjadi 1,8 MW, PLTBg Jangkang mampu melistriki 2.000 rumah tangga dengan kapasitas 900 VA.

Dadangsah Dapunta

()