Jakarta, Aktual.com – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay, mengharapkan agar pihak rumah sakit dapat mengatur waktu cuti maupun libur lebaran paramedisnya dengan baik.

Menurut dia, agar kejadian yang dialami meninggalnya dr. Stefanus Taofik lantaran kelelahan dalam melaksanakan tugasnya pada saat liburan lebaran tahun ini tidak terulang kembali.

Karena, faktanya walaupun di masa libur, orang yang membutuhkan perawatan tetap saja tidak berkurang. Bahkan, dimusim libur dan mudik seperti ini, pasien yang membutuhkan perawatan semakin tinggi.

“Musim mudik menyebabkan mobilitas orang sangat tinggi. Selain sakit pada umumnya, banyak juga ditemukan korban kecelakaan. Semua ini tentu perlu mendapatkan penanganan medis yang tidak bisa ditunda,” kata Saleh dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (28/6).

Ia berpandangan tentu sangat bijak bila ada aturan tentang cuti lebaran bagi para dokter dan paramedis. Jangan sampai rumah sakit hanya memiliki satu atau dua dokter. Sebab, bagaimana pun dokter juga manusia biasa yang memiliki keterbatasan kemampuan fisik.

“Kalau bisa, cutinya jangan semua diambil pada saat libur lebaran. Bisa saja diatur secara bergantian. Bila tahun lalu sudah cuti lebaran, tahun ini sebaiknya tidak lagi,” pungkas politikus dari fraksi PAN itu.

 

Laporan Novrijal Sikumbang

()