Jakarta, Aktual.com – Keresahan warga Cilincing, Jakarta Utara terkait praktek prostitusi di kawasan Rawa Malang langsung direspon oleh Pemkot Jakarta Utara. Bersama aparat kepolisian kawasan tersebut ditutup secara permanen.

Ini adalah jawaban dari laporan masyarakat yang merasa resah akan kehadiran tempat prostitusi di kawasan tersebut. Terlebih setelah adanya kasus pemerkosaan anak tak jauh dari lokasi.

“Kita sudah kirim tim bersama stakeholder setempat. Disampaikan mulai malam ini untuk menutup warung-warungnya dan tidak ada lagi kegiatan serupa,” kata Kapolsek Cilincing, Kompol Haris Akhmad saat dihubungi wartawan, Senin (26/9).

Kompol Haris menyebut, setidaknya ada 10 warung yang dijadikan tempat prostitusi di lokasi yang akan dilakukan penutupan pada malam ini.

“Total ada 10 warung dan mungkin ada 30-an PSK,” jelasnya.

Sementara untuk para pekerja seks komersil (PSK) di lokasi tersebut nantinya akan dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing.

Namun, sebelum dipulangkan para PSK itu akan diberikan pelatihan agar memiliki keterampilan baru sehingga tidak terjerumus lagi menjadi PSK.

“Kita akan berkoordinasi dengan kecamatan mengajak serta Suku Dinas Sosial untuk memberi pelatihan kepada para penghuni guna mendapat bekal keterampilan dan para penghuni akan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing,” pungkasnya.

(Nurman Abdul Rahman)