Jakarta, Aktual.com – Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri mengatakan kita seringkali abai, menganggap bahwa urusan riset tidak ada kaitannya dengan kedaulatan.

“Padahal di era globalisasi, pertarungan menjaga kedaulatan bangsa dan negara, tidak dapat hanya dimaknai sebagai pertarungan menjaga kedaulatan teritorial,” kata Presiden ke-5 RI ini dalam pembukaan Rakernas I di JI Expo, Jakarta, Jumat (10/1).

Menurutnya, dominasi pihak luar terhadap suatu bangsa dapat dimulai dari riset pembangunan yang dikendalikan oleh bangsa lain. Bagaimana suatu bangsa dapat berdaulat, jika kebijakan pembangunan di segala bidang kehidupan mengikuti hasil riset yang tidak dilakukan oleh bangsa itu sendiri.

“Saya selalu menggelorakan perdamaian dan persahabatan antar bangsa sebagai perjuangan universal,” tegasnya.

Megawati menambhakan tidak ada satu bangsa pun di muka bumi ini, yang menyatakan diri sebagai bangsa merdeka, mau didikte oleh bangsa lain. “Kerja sama dalam semangat keadilan dan kesejahteraan dunia, seribu persen saya sepakat!”

Tetapi lanjutnya, kerja sama yang bermotif dominasi terhadap bangsa lain, seribu persen saya tentang. “Saya percaya, dalam hal ini Presiden Jokowi, beserta jajaran kabinetnya, ada dalam spirit perjuangan yang sama.”

“Hal-hal yang saya sampaikan di atas, bukan gagasan dari luar, tetapi merupakan sari pati dari nilai-nilai Pancasila,” ungkapnya.

Karena telah termuat dalam produk politik hukum bernama undang-undang, artinya sahih dan sah secara hukum positif yang berlaku di tanah air. Setiap orang wajib menjalankan hukum, tanpa terkecuali.

(Arbie Marwan)