Patut kita cermati, sifat Rahman Allah (Ar-Rahmaniyah) merupakan sumber dari sifat-sifat Allah lainnya. Dari sifat Rahman mengalir seluruh kebaikan dari langit ke bumi dan merata ke seluruh alam.

Rahmat-Nya meliputi seluruh alam baik yang hidup maupun yang mati. Baik itu hewan, tumbuh- tumbuhan, dan manusia, muslim atau kafir (wa rahmati wasi’at kulla syain). Meneladani sifat Ar-Rahman Allah berarti wajib mengasihi seluruh makluk-Nya tanpa label dan syarat apapun.

Jadi, orang yang memiliki sifat kasih-sayang bisa dikatakan telah mendapat anugrah Rahmaniyah Allah yang perlu disyukuri. Karena mengasihi makhluk hakikinya menghormati Tuhan sebagai Penciptanya. Tiada yang Allah sia-siakan dalam menciptakan sesuatu kecuali disertakan pula sifat rahmaniyahnya.

Tiada setetes air yang percuma dalam menumbuhkan beragam tumbuhan, tiada hewan liarpun yang tidak mengasihi anaknya dan tiada sebutir nasi pun niscaya ia pasti mencukupi seluruh perut umat manusia. Itu semua terjadi karena Rahmatnya.

Dalam sebuah hadist riwayat Tirmidzi dan Abu Dawud disebutkan dari:

عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ، ارْحَمُوا مَنْ فِي الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ…..

”orang-orang yang penyayang akan disayang oleh Ar-Rahman, sayangilah makhluk yang ada di bumi maka kamu akan di sayangi makhluk yang ada di langit”.

(Abdul Hamid)
1
2
3
4
5
6