Jakarta, Aktual.com — Paket kebijakan ekonomi jilid III yang segera diumumkan sore ini merupakan kelanjutan dari paket sebelumnya. Namun paket kebijakan jilid III kali ini lebih ditujukan untuk efisiensi dan kemudahan memulai usaha.

“Termasuk kalau memulai usaha, ya pertama soal pertanahan. Artinya kemudahan,” ujar Menko Perekonomian, Darmin Nasution di kantornya sebelum menuju Istana Presiden Jakarta, Rabu (7/10).

Saat disinggung mengenai rencana penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang masuk dalam paket tersebut, menurutnya, hal tersebut tergantung pada keputusan pihak Istana.

“Kalau substansi di sana (istana) dijelaskan,” jelas dia.

Pengumuman paket kebijakan jilid III yang  dianggap dilakukan secara mendadak ini dikatakan Darmin telah dipertimbangkan sebelumnya.

“Ya kan sebetulnya dari awal kalau tidak diumumkan Selasa dan Rabu. Kali ini akhirnya, jangan Kamis lah,” pungkasnya.

(Eka)