Jakarta, Aktual.com – Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) mewisuda 56 lulusan dalam prosesi yang digelar secara hybrid di Auditorium Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Rabu (22/4/2026) malam.
Para wisudawan berasal dari empat program studi, yakni Bisnis Digital, Informatika, Komunikasi Digital, dan Sains Data. Rektor UICI, Asep Saefuddin, mengatakan pelaksanaan wisuda secara hybrid dilakukan untuk menjangkau lulusan dari berbagai daerah.
Menurutnya, kampus terus berkomitmen memperluas akses pendidikan hingga ke pelosok melalui semangat “Reaching the Unreachable”. Ia juga menyebut lebih dari setengah lulusan merupakan penerima beasiswa dari berbagai mitra, seperti Sevima, Badan Pengelola Keuangan Haji, Baznas, hingga pemerintah daerah.
“UICI akan terus hadir untuk memperluas akses pendidikan di Indonesia, tidak saja di kota-kota besar tetapi juga hingga ke pelosok pedesaan,” ujar Asep.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, menilai UICI memiliki pendekatan berbeda dibandingkan kampus lain.
“Ini universitas agak lain. Satu, kuliahnya agak lain, tidak seperti kampus yang lain,” kata Wihaji.
Ia juga menyoroti pelaksanaan wisuda pada malam hari yang dinilai tidak lazim, namun mencerminkan fleksibilitas dan inovasi. Menurutnya, keunikan tersebut dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi tantangan masa depan.
“Tapi insya Allah yang agak lain inilah yang nanti akan menentukan masa depan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Dalam prosesi tersebut, UICI menetapkan Dewi Nirmalasari sebagai lulusan terbaik Program Studi Bisnis Digital dengan IPK 3,89. Sementara itu, Eko Hariadi menjadi terbaik dari Komunikasi Digital dengan IPK 3,78.
Untuk Program Studi Sains Data, predikat terbaik diraih Tania Vergawita dengan IPK 3,85, sedangkan dari Informatika diraih Asep Dera Purnama dengan IPK 3,71. Penghargaan wisudawan berprestasi juga diberikan kepada Aisha Fabella dari Komunikasi Digital.
Sejumlah tokoh turut hadir, antara lain Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung, Kepala BPOM RI Taruna Ikrar, Kepala LLDikti Wilayah III Henri Togar Hasiholan Tambunan, Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI Abdullah Puteh, serta Ketua Majelis Pendidikan Tinggi KAHMI Hamdan Zoelva.
Artikel ini ditulis oleh:
Achmat
Eka Permadhi

















