Sebanyak 300 mobil mewah jenis Mercedes Benz tipe E, Mercedez Benz tipe S dan Alphard model terbaru serta panser Anoa disiapkan untuk melayani dan mengamankan para tamu delegasi Kerajaan Arab Saudi pada 1-3 Maret mendatang.

Jakarta, Aktual.com – Mercedes-Benz tidak bertujuan menjadi produsen utama dalam pengembangan teknologi mobil swakemudi atau otonom, melainkan menjadi salah satu di antara dua pemain utama yang dapat meningkatkan teknologi tersebut.

Hal itu disampaikan Eksekutif Mercedes-Benz Christoph Schroeder kepada koran Jerman Welt am Sonntag, seperti dilansir Reuters, Senin (7/1).

Produsen mobil dan perusahaan teknologi seperti Uber, Google, General Motors dan Volkswagen berlomba-lomba untuk meluncurkan layanan robotaxi (taksi otonom) sebagai cara untuk memasuki bisnis “ride-hailing”.

Waymo, bagian dari divisi Google telah menyelesaikan sebagian besar uji coba dengan kendaraan prototipe, membuat para pesaing termasuk Volkswagen harus mengakui bahwa Waymo terdepan dalam hal pengembangan prototipe.

Namun, Mercedes-Benz, yang dimiliki oleh produsen mobil dan truk asal Jerman Daimler tidak terpengaruh dengan kemajuan Waymo itu.

“Kita harus ada di antara dua pesaing teratas yang berada dalam posisi untuk meningkatkan teknologi dan membawanya ke rangkaian produksi,” kata Schroeder kepada surat kabar tersebut.

(Abdul Hamid)