Manado, Aktual.com – Bank Indonesia (BI) memperkirakan Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada bulan Desember 2015 akan mengalami inflasi kira-kira 0,94 persen.

Kepala BI Perwakilan Sulut Peter Jacobs mengatakan hal tersebut diakibatkan meningkatnya harga beberapa kebutuhan pokok.

Antara lain, kenaikan cabai rawit yang cukup tinggi yakni dari Rp40 ribu per kilogram menjadi Rp100 ribu/ kg. Juga ada kenaikan tarif angkutan udara jelang Natal dan Tahun Baru.

“Kenaikan cabai rawit yang cukup tinggi, dan harga angkutan udara, diperkirakan akan memicu Manado alami inflasi sebesar 0,94 persen,” kata dia, di Manado, Minggu (27/12).

Namun, jika di akhir bulan Desember mengalami penurunan, ada kemungkinan inflasi di Manado bisa mengalami penurunan.

Peter mengatakan di awal bulan Desember 2015, sebenarnya Bank Indonesia (BI) memperkirakan pada Desember 2015 Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akan mengalami inflasi sebesar 0,60 persen.

“Diperkirakan pada bulan Desember 2015 Kota Manado akan mengalami inflasi sebesar 0,06 persen karena ada sejumlah indikator yang mendorong peningkatan harga,” katanya.

Peter mengatakan BI memperkirakan memang tekanan inflasi pada Desember 2015 akan meningkat sehingga secara tahunan inflasi akan sebesar 4,37 persen.

Artikel ini ditulis oleh: