Jambi — Seleksi Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Tahun 2026 tingkat Provinsi Jambi resmi digelar di Kota Jambi, Sabtu (11/4/2026). Sebanyak sembilan Sekolah Menengah Atas (SMA) dari berbagai kabupaten/kota ambil bagian dalam ajang tersebut untuk memperebutkan satu tiket menuju tingkat nasional.
Kesembilan sekolah peserta itu yakni SMAN 1 Tebo, SMAN 1 Tanjung Jabung Barat, SMAN 7 Sarolangun, SMAN 3 Kota Jambi, SMAN 2 Sungai Penuh, SMAN 4 Sungai Penuh, SMAN 2 Kerinci, SMAN 8 Tanjung Jabung Timur, dan SMAN 3 Bungo.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan pengucapan basmallah dan pemukulan gong oleh Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Jenderal MPR RI, Triyatni. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M Umar MY, Kepala Bagian Perbendaharaan Biro Perencanaan dan Keuangan Setjen MPR Susan Andriyani, serta Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Setjen MPR Indri Wahyuni.
Dalam sambutannya, Triyatni menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi atas sinergi yang terjalin dengan MPR RI sehingga pelaksanaan seleksi LCC berjalan lancar di Provinsi Jambi.
Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan daerah dan bangsa. Karena itu, generasi muda harus mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik hingga jenjang tinggi sebagai bekal dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional.
“Menyadari potensi yang dimiliki generasi muda, MPR melaksanakan LCC secara konsisten sejak 2007 dan kembali diselenggarakan pada 2025 setelah sempat terhenti akibat pandemi COVID-19 pada 2019–2024. LCC merupakan bagian dari upaya membentuk karakter bangsa melalui generasi muda yang kritis dan siap menghadapi perubahan,” ujar Triyatni.
Ia menegaskan, melalui kegiatan ini MPR berupaya menanamkan nilai-nilai Empat Pilar, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, agar tidak hanya dipahami secara konsep, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, Triyatni menekankan bahwa LCC bukan sekadar ajang kompetisi pengetahuan, melainkan sarana strategis untuk membumikan nilai-nilai kebangsaan, sekaligus menumbuhkan semangat patriotisme, nasionalisme, dan cinta tanah air di kalangan pelajar.
“Kami percaya dengan memahami dan mengamalkan Pancasila, kalian akan menjadi generasi muda yang berkarakter kuat, cerdas, dan berjiwa Pancasila,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, ia juga berharap para peserta dapat menjadi agen sosialisasi nilai-nilai kebangsaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat, serta menjadikan ajang ini sebagai sarana mempererat persaudaraan antar pelajar di Provinsi Jambi.
“Semoga kegiatan ini melahirkan generasi yang cerdas akalnya, tangguh semangatnya, dan berkarakter sikapnya, serta siap mengawal Indonesia menuju masa depan yang gemilang,” pungkas Triyatni.
Artikel ini ditulis oleh:
Tino Okt

















