Jakarta, aktual.com – Geliat pasar properti perkantoran yang mulai bergerak dengan adanya tanda-tanda permintaan ruang perkantoran di Jakarta yang berangsur-angsur mengalami tren positif. Meskipun sempat mengalami kontraksi dan penurunan sejak pandemi Covid-19 tahun lalu. Hal ini dipicu dengan berbagai upaya stimulus ekonomi dan kesehatan yang dilakukan Pemerintah Indonesia.

“Meski pandemi Covid-19 belum mereda, program vaksinasi nasional yang telah dilakukan Pemerintah mulai Januari 2021 ini mendorong mobilisasi masyarakat untuk melakukan aktivitas ekonomi. Oleh karena itu, kami optimis bahwa gedung perkantoran dan area komersial kembali bergeliat, termasuk MTH 27 Office Suites. Kami yakin bahwa permintaan pasar properti office & komersial meningkat pada semester kedua tahun ini,” ujar Direktur Pemasaran PT Adhi Commuter Properti Indra Syahruzza dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (7/5/2021).

Unggulkan Kemudahan Akses & Lokasi Strategis

Project Director LRT City MTH – MTH 27 Office Suites Aan Susanto, yakin bahwa MTH 27 Office Suites sebagai pionir kawasan perkantoran terpadu berkonsep Transit Oriented Development (TOD) dapat menjadi pilihan terbaik kawasan perkantoran terpadu di Jakarta Timur.

Aan Susanto mengatakan Jakarta Timur kini menjadi kawasan favorit sebagai kawasan perkantoran terpadu, terutama koridor Cawang – MT Haryono. Alasannya, kawasan ini berlokasi tak jauh dengan Central Business District (CBD) Sudirman – Thamrin – Kuningan – Gatot Subroto.

“MTH 27 Office Suites ini terletak di lokasi yang sangat strategis & memiliki kemudahan akses karena terintegrasi dengan moda transportasi massal, yakni berjarak 0 km menuju Stasiun LRT Ciliwung dan Halte Busway Transjakarta Cawang – Ciliwung. Lalu, 500 meter menuju Stasiun KRL Cawang. Kemudian, 350 meter menuju akses pintu tol dalam kota Jakarta. Selanjutnya, hanya 15 menit menuju Bandara Halim Perdana Kusuma,” sebutnya.

Aan Susanto melanjutkan, MTH 27 Office Suites merupakan gedung perkantoran yang dikembangkan secara vertikal untuk mengoptimalkan lahan di perkotaan. Dengan adanya kemudahan akses diharapkan dapat berkontribusi untuk mengurangi angka kemacetan dengan menjadikan transportasi publik sebagai sarana transportasi di Jakarta, sehingga penghuni kantor tidak perlu menghabiskan banyak waktu yang terbuang di jalan karena kemacetan. MTH 27 akan menjadi lokasi meeting point yang tepat untuk menjalin hubungan bisnis.

(Zaenal Arifin)