Tokoh PPP KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) menghadiri acara silaturahmi nasional wakil rakyat dari PPP mulai dari DPR, DPRD 1, dan DPRD 2 dari seluruh Indonesia di Jakarta, Minggu (22/11). Silaturahmi Nasional yang diikuti oleh pengurus PPP tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Indonesia tersebut digelar sebagai konsolidasi partai pasca putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengesahkan kepengurusan PPP hasil Muktamar Jakarta. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Jakarta, aktual.com – Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas mengatakan almarhum KH Maimun Zubair merupakan orang besar yang kedudukannya di Partai Persatuan Pembangunan seperti tidak tergantikan.

“Ini disebabkan beliau itu punya ilmu dan kharisma sehingga teman-teman dan adik-adiknya di partai menghargai dan menghormatinya,” kata Anwar kepada wartawan di Jakarta, Selasa (6/8).

Menurut Anwar, wafatnya Mbah Moen merupakan jawaban dari Allah SWT terhadap doa almarhum sendiri.

“Beliau menginginkan meninggal pada hari Selasa seperti yang dialami oleh bapak dan kakek beliau sendiri dan di saat serta di tempat yang istimewa, yaitu ketika mengerjakan ibadah haji dan di Makkatul Mukarromah,” kata Sekjen Majelis Ulama Indonesia itu.

Jadi, kata dia, di sisi lain kepergian Mbah Moen jelas merupakan hal luar biasa.

“Dan tentu saja bagi kita ini adalah suatu pertanda bahwa beliau adalah orang baik,” katanya.

Dia berharap kepergian Mbah Moen dilepas oleh keluarga dan umat dengan ikhlas.

“Mudah-mudahan amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT,” katanya.

Ant.

(Zaenal Arifin)